Siapa sih yang tidak ingin dijodohkan dengan lelaki yang kaya, baik, pekerja keras, agamanya bagus, pintar mengaji, rajin puasa, tidak putus menjalankan Dhuha dan hal baik lainnya. Wanita mana yang tidak ingin diimami oleh sosok seperti itu? Saya pun ingin. Tapi saya merasa malu ketika meminta pada Tuhan sosok seperti itu. Apakah saya ini pantas? Saya banyak mendengar tentang hal baik bernama memperbaiki diri. Katanya, memperbaiki diri juga memperbaiki jodoh. Karena laki-laki yang baik untuk wanita yang baik dan begitu pula sebaliknya (QS 24:26).
Boleh dibilang saya ini sedang memperbaiki diri, yang entah
kenapa ada sosok kamu di masa depan untuk jadi seseorang yang ingin saya
perlihatkan hasilnya nanti. Tapi betapa tidak adilnya kalau sekarang mungkin kamu
justru sedang berkenalan disana-sini, dekat dengan perempuan, pergi jalan, dan
entah hal lain yang sudah pasti tidak saya ketahui.
Entah kenapa sosok kamu yang saya minta pada Tuhan. Padahal
mungkin Tuhan ingin sekali menyiapkan seseorang lain yang lebih baik. Tapi
selalu kamu yang saya sebut dalam doa.
Entah kenapa seperti itu.
Ah tidak apa, saya memperbaiki diri karena saya mengharapkan kebaikan yang diberikan Tuhan nantinya. Katanya, Tuhan selalu mendukung dan menemani orang-orang yang berbuat baik. Semoga yang saya lakukan ini diridhai Tuhan.
No comments:
Post a Comment