Monday, November 11, 2013

Terima kasihku untuk semua yang tak terhingga


Terima kasih untuk 6tahun kebelakang yang penuh gelak tawa dan airmata
Terima kasih untuk tetap memanggilku dengan panggilan milik kita (meski kini aku tak pernah mendengarnya lagi)
Terima kasih untuk belaian kesal pada poniku yang jarang sekali rapih (dulu, aku diam2 suka hal ini)
Terima kasih untuk pelukan hangat yang selalu berhasil membuat luka menguap
Terima kasih untuk jemarimu yang pernah mengisi sisi kosong diantara jemariku
Terima kasih untuk membiarkan aku ikut kesana-kemari saat kamu bahkan ingin pergi sendiri
Terima kasih untuk segala rindu
Terima kasih untuk segala luka sekaligus penawarnya
Terima kasih untuk gelak tawa yang tak terhitung banyaknya
Terima kasih untuk bahu kokoh yang suka kusandari
Terima kasih untuk lengan besar yang boleh aku pegang erat
Terima kasih untuk wajahmu yang boleh kusentuh dengan telapak tanganku
Terima kasih untuk boleh menyentuh hidung mancungmu
Terima kasih untuk diam saat aku peluk dengan begitu dalam dan kencang
Terima kasih telah membuatku menyukai angka sial menurut kebanyakan orang
Terima kasih untuk kesediaanmu mencicip menu buatanku
Terima kasih pernah menerima aku apa adanya
Terima kasih untuk kepercayaanmu menitipkan Brown padaku
Terima kasih untuk semua hal indah yang begitu banyak
Terima kasih untuk setiap usahamu yang kamu sebut 'hanya ingin berusaha baik'
Terima kasih untuk kejujuranmu, dan maaf karna aku baru percaya ucapanmu bahwa kamu memang tidak cinta sedari awal
Terima kasih, Nta..

22 Oktober 2013



No comments:

Post a Comment