"Kalau serius dalam doa dan usaha, bukan ngga mungkin Allah kasih lebih dari yang kita minta"
"Jangan khawatir sama rejeki, sudah ada yang ngatur. Tugas kita hanya berbaik sangka aja sama Allah; kalau memang buat kita ya pasti akan jadi milik kita"
"Kamu sudah besar, harus punya mental yang kuat. Jangan sedikit-sedikit nangis dan ngeluh begitu"
"Kita jauh, yang Bapak khawatirkan bukan kamu lapar, tapi meninggalkan solat"
Dan masih banyak lagi petuah-petuah sederhana yang dilontarkan Bapak saya dengan nada sederhana pula. Sebenarnya mungkin dari dulu sekali --sejak saya kecil-- beliau suka berpesan macam-macam, tapi saya baru benar-benar memaknainya setelah saya tumbuh dewasa.
Hari ini tepat beliau berusia ke empat puluh tujuh tahun, dan kalau saya ucapkan pasti begini jawaban beliau; "Bapak juga ngga tau sebenernya kapan, itukan cuma di KTP aja ditulis begitu. Orang jaman dulu mah ngga ada yang hafal lahirnya kapan persisnya." Saya tau, itu adalah jawaban kalau beliau sebenarnya malu saya ucapkan ucapan ulangtahun. Ah, begitulah bapak saya.
Kalau bisa, saya tidak ingin beliau bertambah tua, melihat banyak rambut putih di kepalanya saja saya rasanya gelisah sekali. Tidak apa saya yang menua, asal mereka masih ada bersama saya.
Hari ini bukan hanya hari ulangtahunnya, tapi juga hari bahagianya dimana beliau memulai lembaran hidupnya yang baru.
"Meskipun kita jauh, yang penting kita selalu komunikasi ya"
Begitu pesan beliau kepada saya melalui text message beberapa minggu lalu. Selamat ulang tahun ya Pak.. Sehat-sehat ya Pak, biar bisa jadi wali pas Efa nikah nanti. Barakallah umur dan hidup barunya. Maaf Efa ngga bisa ada di sana ikut ngerayain kebahagiaan Bapak, meskipun begitu Efa berdoa sama Allah semoga Bapak diberkahi hari barunya. Efa & Dede sayang Bapak :)
-meski kami tidak serumah, tapi saya bisa ikut merasakan kebahagiaan hari ayah. Karena saya masih punya ayah. Perempuan yang kerapkali menggerutu 'semua laki-laki sama, cuma bisa bikin sakit hati' mungkin ia tidak ingat kalau ada satu laki-laki yang tidak akan menyakiti kita, yang akan mengorbankan dirinya untuk kita.
efha ;(
ReplyDeleteAaaaaa Dhiyaaaaa :')
ReplyDeleteGue jd baca tulisan gue lagi, trus berkaca2 ahaha