Suatu sore
sebelum matahari ditelan
oleh langit malam
Aku pernah bergumam
tentang apa yang ada
di dalam hatimu
yang paling dalam
Apakah ada aku kau genggam?
Karna tatapanmu bukan tatapan seorang teman
Karna tatapanmu begitu dalam dan meneduhkan
Karna tatapanmu menawarkan dipan untukku bermalam
Karna tatapanmu menahan rasa tak tersampaikan
Tapi barangkali
itu hanya hatiku yang mengada-ada
Karna setelah kau bawa aku
masuk ke dalam hatimu
ada perempuan lain di sana
bersemayam
duduk diam
tenang
seperti yakin bahwa itu adalah ruang yang kau janjikan
untuk dia seorang
Lalu untuk apa kau panggil aku ke dalam?
Mau dimana aku kau letakkan?
oleh langit malam
Aku pernah bergumam
tentang apa yang ada
di dalam hatimu
yang paling dalam
Apakah ada aku kau genggam?
Karna tatapanmu bukan tatapan seorang teman
Karna tatapanmu begitu dalam dan meneduhkan
Karna tatapanmu menawarkan dipan untukku bermalam
Karna tatapanmu menahan rasa tak tersampaikan
Tapi barangkali
itu hanya hatiku yang mengada-ada
Karna setelah kau bawa aku
masuk ke dalam hatimu
ada perempuan lain di sana
bersemayam
duduk diam
tenang
seperti yakin bahwa itu adalah ruang yang kau janjikan
untuk dia seorang
Lalu untuk apa kau panggil aku ke dalam?
Mau dimana aku kau letakkan?
No comments:
Post a Comment