Tuesday, May 21, 2013

Pulang


Perlahan, sosokmu datang ketika hati ini rungsang dan ketika pikiran ini dikuras habis oleh pekerjaan.
Kamu menyapaku hanya dengan diam dan tatapan.
Tapi aku menunduk sambil menahan airmata yang mulai berlinang.
Entah..
Aku selalu lemah ketika diri ini baru saja menghadapi hari yang lelah, dan tak ada sosok yang bisa aku dapati meski hanya untuk berbagi kisah.
Yang kubisa, hanya sekuat tenaga menepis rautmu yang menghilang sesaat lalu kembali dan semakin menguat.
Bahkan kau muncul hanya dengan diam saja bisa membuatku seperti ini.
Sedu sedan karna mengingat kenangan, lalu kembali mendapati bahu yang penuh beban.
Aku ingin pulang..
Ke sudut hatimu meski harus bertemu gelap dan berteman dengan ketidakpastian akan masa depan.
Tapi semua itu cukup membuatku kerasan.
Dan setidaknya aku bisa bermalam, dibandingkan dengan rasa linglung tak tau arah pulang.


No comments:

Post a Comment